Dalam dunia standarisasi keselamatan dan kesehatan kerja internasional, memahami evolusi dokumen acuan sangat penting bagi manajemen perusahaan dan praktisi HSE. Diskusi mendalam mengenai perbandingan ISO 45001:2018 vs ISO 45001 2026 (atau draf revisi terbaru yang sedang disusun komite ISO/TC 283) kerap memicu pertanyaan seputar status hukum dan teknis dari masing-masing dokumen.
Agar organisasi tidak salah dalam mengambil keputusan investasi maupun kepatuhan, perusahaan perlu membedakan antara standar baku yang telah disahkan secara internasional dan draf kerja yang masih dalam proses pematangan konsensus.
Berikut adalah perbandingan edukatif komprehensif antara tiga tingkatan dokumen: ISO 45001:2018, ISO 45001:2018/Amd 1:2024, dan ISO/DIS 45001.
Tabel Perbandingan Dokumen Standar ISO 45001
| Parameter Komparasi | ISO 45001:2018 | ISO 45001:2018/Amd 1:2024 | ISO/DIS 45001 (Draf Revisi) |
|---|---|---|---|
| Status Publikasi | Standar Resmi Terbit | Amandemen Resmi Terbit | Naskah Draf Kerja Teknis |
| Tahap Siklus ISO | Stage 60.60 (Sah Berlaku) | Stage 60.60 (Sah Berlaku) | Stage 40.60 (Close of Voting) |
| Keabsahan Audit | 100% Sah untuk Sertifikasi | Wajib diverifikasi dalam audit 2018 | Dilarang untuk Sertifikasi |
| Aksi Iklim | Bersifat umum dan implisit | Eksplisit pada Klausul 4.1 & 4.2 | Terintegrasi sejak rancangan awal |
| Fokus Psikososial | Tercakup umum pada faktor manusia | Mengacu panduan ISO 45003 | Penajaman eksplisit pada wellbeing |
| Kewajiban Perusahaan | Menerapkan sistem K3 harian | Meninjau dampak iklim pada konteks | Memantau perkembangan resmi |
Poin Analisis Perbedaan Kunci
Berdasarkan tabel perbandingan di atas, ada beberapa poin esensial yang perlu dipahami oleh manajemen:
- Legalitas Sertifikasi: ISO 45001:2018 tetap menjadi satu-satunya standar acuan yang sah dan diakui secara global untuk sertifikasi. Sebagaimana dijelaskan dalam laporan status terbaru revisi ISO 45001, dokumen draf tidak memiliki kekuatan hukum untuk audit akreditasi.
- Peran Amandemen Aksi Iklim 2024: Dokumen ISO 45001:2018/Amd 1:2024 adalah amandemen resmi yang mewajibkan organisasi mempertimbangkan dampak perubahan iklim terhadap keselamatan kerja pada Klausul 4.1 dan 4.2.
- Arah Draf ISO/DIS 45001: Draf ini mengeksplorasi penguatan isu kesehatan mental/psikososial pekerja, pengaturan keselamatan kerja jarak jauh, serta penyelarasan struktur Harmonized Structure ISO terbaru.
Untuk membaca konsekuensi praktis dari arah perubahan ini terhadap operasional perusahaan, simak artikel kami mengenai dampak revisi ISO 45001 bagi sistem K3 perusahaan.
Mengapa Draf Tidak Setara dengan Standar Final?
Draf ISO/DIS 45001 masih berstatus rancangan terbuka. Pada tahap Stage 40.60 (Close of voting), ribuan masukan teknis dari berbagai negara sedang direkonsiliasi oleh komite ISO/TC 283. Setiap rumusan klausul masih berpeluang disesuaikan sebelum naskah akhir disetujui secara konsensus.
Mengubah prosedur kerja operasional saat ini berdasarkan draf yang belum pasti hanya akan menimbulkan beban administrasi ganda. Tindakan terbaik adalah menerapkan panduan terstruktur pada checklist persiapan menuju revisi ISO 45001.
Kesimpulan
ISO 45001:2018 tetap menjadi standar internasional resmi yang sah untuk operasional dan sertifikasi K3 perusahaan. Dokumen ISO/DIS 45001 adalah draf pengembangan masa depan yang tidak menciptakan kewajiban transisi saat ini.
Pastikan penerapan sistem K3 perusahaan Anda memenuhi standar internasional yang berlaku bersama Layanan Sertifikasi ISO 45001 NSQCERT.
Sumber Resmi
- International Organization for Standardization: ISO 45001:2018 Occupational health and safety management systems.
- International Organization for Standardization: ISO 45001:2018/Amd 1:2024 Climate action changes.
- ISO/DIS 45001: Draft International Standard for OH&S.





